Birama Kasih Dalam Sabda-Mu,
PART 1 (ini tulisan 7 tahun yang lalu, harap maklum) Butiran bintang dan terangnya rembulan temani aku malam itu, merenung sendiri, berkisah sendiri, dan bersedih sendiri dibawah naungan langit ciptaan Tuhan. Duduk dibawah lindungan bumi nan kokoh ini. Disudut terpencil bagian desa ini. Akulah gadis yang 10 tahun lalu hijrah ke desa ini. Desa yang kini sangat teramat Aku cintai. Desa dimana ibuku tumbuh besar dan dilahirkan. Tanah yang menjadi kelanjutan kisah keluargaku. Disini, sebagian cerita hidupku terjadi, berlalu, dan berlangsung. Aku dan semua orang yang berarti dalam hidupku. Bertemu dengana keluarga besar, nenek, adik-adik sepupu, paman, bibi dan seluruh sanak saudara yang ada didesa yang kental dengan aturan adat dan tatakrama ini. Dengan sebuah buku diary dan sebuah pulpen bertinta hitam, aku menulis, menulis dan menulis. Ketika bahagianya seorang anak labil yang baru saja terlalu dalam me...


